Kisah Peci Pusaka Ayah Dari Aceh

grosir peci

Tgk Wasly adalah pemilik usaha pembuatan Peci Pusaka Ayah yang merupakan salah satu Peci ternama berasal dari provinsi NAD. Peci ini sudah cukup terkenal hingga ke seluruh  Nusantara. Berikut ini adalah kisah seputar cikal bakal dari usaha peci Tgk Wasly.

grosir peci

 

Berawal dari Tengku Masri yang merupakan ayah kandung dari Tgk Wasly yang berhijrah ke Labuhan Haji Aceh Selatan pada saat masa penjajahan Jepang di tahun 1942, Tengku Masri pergi hijrah untuk menimba ilmu pengetahuan Agama Islam pada seorang Ulama Kharismatik Aceh yaitu Abuya Syech Haji Muda Waly Alkhalidy.

Pada suatu ketika saat Tengku Masri sedang istirahat di dalam bilik di komplek Dayah sambil mengulang kitab, saat itu beliau melihat sebuah peci dari Timur Tengah. Peci tersebut memiliki model atas bisa dilipat-lipat. Tengku Masri tertarik dengan peci Timur Tengah tersebut dan timbul ide dan gagasan serta inspirasi untuk membedah dan mempelajari peci tersebut untuk dapat meniru membuatnya . Tengku Masri lalu mencoba mendesign peci tersebut dengan meniru dari peci Timur Tengah yang dilihatnya tersebut.

Pertama kali membuat peci, Tengku Masri hanya bermodal beldu kain jas yang dijual di pegadang kaki lima. Sedangkan untuk bahan yang lainnya beliau menggunakan daun pisang kering, kulit kayu, dan juga anyaman tikar. Peci buatan Tengku Masri tersebut ternyata diminati oleh banyak orang terutama di kalangan santri Dayah. Sehingga, ia meneruskan pembuatan peci tersebut sampai saat ia kembali ke kampungnya di Teupin Punti, Aceh Utara.

Usaha peci tersebut kemudian mulai dikembangkan, dan saat ini sudah menjadi sebuah usaha yang cukup besar. Ilmu membuat peci tersebut juga diwariskan kepada anak dan cucu Tengku Masri termasuk pada Tgk Wasly

Para pembuatnya saat ini sudah berkembang dengan mengambil tenaga kerja tambahan dari penduduk sekitar. Ini adalah sebuah langkah untuk mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan.Dengan moto berbunyi one village one product Tgk Wasly menjalankan usaha pembuatan pecinya dengan memiliki karyawan 50 orang yang ditampung bekerja secara konveksi menurut keahliannya masing-masing.

Itulah cerita singkat tentang salah satu peci Nusantara

 

Related Posts:

peci-hitam-polos

Songkok Recca – Peci Kebanggaan Masyarakat Bone

Indonesia terkenal kaya dengan keanekaragaman budaya. Kekayaan budaya Indonesia salah...

kopiah

Penggunaan Fez Dalam Militer Dunia

Fez ( peci )merah dengan rumbai biru adalah hiasan kepala...

songkok awing

Grosir Peci / Grosir Kopiah

Grosir Peci, Grosir Kopiah. Wilayah Gresik cukup dikenal sebagai wilayah...